Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Blog EntryNov 15, '07 7:13 AM
for everyone
Menatap dalam sebuah harap
Melihat dalam sebuah asa
Merasa dalam segenggam mimpi
Kutegur diri tuk berkata dalam hati

Dirimu bukanlah ada dalam mimpiku
Kutidak melihat bayangmu dalam cerita itu
Bukan juga pemeran pengganti dalam lakon sandiwara
Apalagi hanya sebagai background desktop monitor PC ku

Tidak...tidak....

Tegas......
Lugas......
Keras.......
Kalau perlu sampai kupukul kepalaku ini dengan hatiku

Tapi.....
Apakah hati ini sekeras kepala ?
Hingga hati ini mampu menutupi indra yg harus kujaga

Kumenangis dalam malam-malamku untuk mencarimu
Dimana dirimu ?
Apakah harus aku mencarimu hingga ke dalam lautan biru
Ataukah harus aku raih puncak tertinggi
Semua masih misteri.......

Maaf......jika aku harus berkata jujur kepadamu
Karena hati ini mungkin bukan persinggahanmu

Maafkanlah aku.........

Blog EntryNov 13, '07 5:07 AM
for everyone
Peralihan dari IPv4 ke IPv6 sudah memasuki hitungan mundur. Berbagai protokol yang pernah ada di IPv4, juga perlahan mulai disesuaikan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Mobile IPv6 yang menawarkan 'porsi' baru.

Blog EntryJul 15, '07 11:39 PM
for everyone
Allahumma baariklanaa fii rajaba wa sya'bana wa balighna Ramadhaan...

"Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban, dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan.." aamiin
 

:: mencoba saling mengingatkan kembali..... ..
Ramadhan telah diambang pintu, tanpa kita rasakan waktu bergulir begitu 
cepat,kita telah berada dibulan Rajab,
ada baiknya kita mempersiapkan diri dari sekarang, sebelum kita memasuki bulan Sya'ban,
bulan yang menjadi bulan ibadah istimewa untuk Rasulullah selain bulan Ramadan,
Usamah bin Zaid berkata kepada Rasulullah SAW
"
Ya Rasulullah saya tidak pernah melihatmu berpuasa dalam satu
bulan dari bulan-bulan yang ada seperti puasamu dibulan Sya'ban? Rasul Bersabda
" itulah bulan yang manusia lalai darinya antara Rajab dan Ramadan.Dan
merupakan bulan yang didalamnya diangkat semua amal kepada Rabul alamin. Dan
saya suka diangkat amalan sedangkan saya dalam keadaan berpuasa". (HR. Imam
Nasai).

apa yang harus kita persiapkan dalam rangka menyongsong kedatangan tamu
agung ini ?.

Ada beberapa hal yang harus kita persiapkan agar kita mampu untuk mengisi bulan
yang penuh berkah ini dengan kegiatan yang dapat menambah bobot umur kita
ketika kita menghadap Allah SWT.

Kenapa kita melakukan persiapan ini ?

Setiap Waktu-waktu yang kita lewati masing-masing mempunyai kelebihan dan
keutamaan yang berbeda, maka kita harus bisa memperlakukannya secara
proposional dan cerdas. Termasuk dalam menyiapkan kedatangan bulan suci Ramadan
yang
banyak mempunyai keutamaan.

Karena didalam Ramadan adalah bulan diwajibkannya puasa, dianjurkan
memperbanyak amalan sunnah, dianjurkannya memperbanyak memberikan santunan,
serta memperbanyak membaca Al-Quran. Disamping itu bulan Ramadan adalah bulan
pengendalian diri dari syahwat perut, dari hawa nafsu serta pengendalian
anggota tubuh dari hal-hal yang dapat mengurangi nilai puasa.

Persiapan pribadi

Secara pribadi kita harus mempersiapkan kedatangan bulan ini secara optimal,
karena persiapan ini akan mempengaruhi baik tidaknya kita mengisi amaliah
ramadhan. Diantara persiapan pribadi yang harus kita lakukan adalah sbb:

Persiapan Secara Ruhi

Ini adalah persiapan yang paling utama karena kekuatan ruh inilah yang akan
menjadi motor penggerak segala bentuk ibadah kita sebelum, ketika dan pasca

ramadhan. Maka itu apabila kita membaca sirah Rasul SAW, betapa persiapan
beliau dari sisi ini sangat luar biasa, yaitu dengan melaksanakan puasa
sya'ban.Hal tersebut beliau lakukan dalam rangka mempersiapkan dan menyongsong
kedatangan bulan Ramadhan. Disamping itu kita dianjurkan untuk banyak istighfar
dan memohon serta memberi maaf agar kedatangan bulan suci kita sambut dengan
hati bersih dari segala bentuk dosa dan perselisihan, rasa dengki dan
penyakit-penyakit hati yang lainnya.

Dan hal lain yang harus dilakukan dalam persiapan ruhi adalah banyak berdoa
kepada Allah agar DIA menyampaikan kita kepada bulan Ramadhan. Ma'la ibn Fadl
berkata "Para salafus shaleh berdoa selama 6 bulan agar mereka disampaikan
hingga bulan ramadhan dan kemudian berdoa(pasca Ramadhan-pent) selama 6 bulan
agar ibadah mereka diterima".

Yahya Ibn Katsir berkata " diantara doa yang dibaca oleh para salaf adalah Ya
Allah selamatkan aku
hingga bulan ramadhan dan karuniakan aku ramadhan dan
terimalah ibadah-ibadahku pada bulan ramadhan"

Persiapan Secara Fikri

Ramadhan adalah bulan didalamnya diwajibkan bagi kita untuk beribadah puasa
yang mana dalam setiap ibadah kita harus mengerti ilmunya agar ibadah yang kita
lakukan dapat sesuai dengan aturan yang telah ditentukan oleh Allah dan
dicontohkan oleh Rasul-NYA. Maka persiapan ini pun tidak kalah pentingnya,
untuk itu kita harus kembali membaca dan menelaah buku-buku yang berbicara
tentang puasa agar kita dapat mengetahui syarat dan rukun puasa serta hal-hal
yang dapat membatalkan serta menghilang nilai puasa.Disamping itu dengan cara
mengirim ucapan "Tahniah"(Selamat) kepada saudara atau teman dalam rangka
memberikan image dan kabar gembira dengan akan datangnya bulan yang mulia ini.
Hal tersebut telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW, sebg
mana dalam sebuah
hadits Rasulullah SAW bersabd " telah datang kepada kalian bulan Ramadhan,
bulan yang penuh berkah yang telah didalamnya diwajibkan bagi kalian berpuasa,
disitu Allah membuka pintu-pintu syurga dan menutup pintu-pintu neraka serta
para syaitan diikat, didalamnya ada sebuah malam yan lebih mulia dari seribu
malam barang siapa yang diharam/dihalangi untuk mendapatkan kebaikan malam itu
sesungguhnya ia telah diharamkan dari segala kebaikan" (HR.Nasai dan Baihaqi ).
Imam Ibnu Rajab Al-Hambali ketika mengomentari hadits ini berkata " Hadits ini
merupakan landasan agar kaum muslimin saling memberikan selamat dengan
datangnya bulan Ramadhan".

Persiapan Secara Jasadi

Badan kita adalah salah satu komponen yang penting yang juga harus kita
persiapkan dalam menyongsong bulan ramadhan, karena tanpa
badan yang sehat kita
tidak akan mampu melaksanakan kegiatan termasuk dalam masalah ibadah puasa,
dalam hal ini Rasul SAW bersabda " Seorang mu'min yang kuat lebih baik dan
lebih dicintai dari mu'min dhaif dan didalam kedua ada kebaikan".Dari hadits
ini rasul mendorong kita untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh karena ini
sangat dicintai oelh Allah, sebab ini merupakan salah satu modal penting dalam
melaksanakan segala perintah Allah dan Rasul-NYA. Maka cara yang paling tepat
adalah dengan cara mengadakan latihan puasa sunnah menjelang datangnya bulan
ramadhan, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasul SAW.

Persiapan secara Akhlaqi

Imam Ghazali dalam bukunya Ihya - Ulumuddin berkata "Ketahuilah bahwa puasa
terbag dalam 3 tingkatan, Puasa umum, puasa khusus, dan puasa khususil khusus"
(Ihya-jld
1/277). Imam Ibnu Rajab Al-Hambali berkata " Tingkatan kedua orang
puasa adalah yang puasa di Dunia ini karena karena Allah, maka ia menjaga
kepala dan apa yang dibawahnya, menjaga perut dan apa yang di sekelilingnya dan
mengingat mati serta pasca kematian, orientasi hidupnya akherat maka hari
Iednya adalah hari bertemu dengan Rabnya dan hari kebahagiannya adalah hari
ketika ia melihat Rabnya".Dari perkataan dua ulama ini menunjukan bahwa ada
diantara orang yang berpuasa hanya mendapatkan keletihan tanpa ada keistemewaan
yang ia dapatkan dan ada juga jenis orang yang berpuasa dan mendapatkan
keistimewaan yaitu orang yang dapat mempersiapkan diri dari sisi ahklaq, karena
tanpa persiapan sisi ini puasa hanya akan menahan lapar dan haus saja tanpa
mampu menjaga akhlaq sehingga puasa kita menjadi nihil dari sisi pahala.

Hal itu sebagaimana yang dikatakan oleh Raulullah SAW " "Berapa banyak orang
yangg puasa namun mereka tdk
mendapatkan dari puasa mereka kecuali lapar dan
haus" (HR.Thabrani, Ahmad dan Baihaqi). Diantara akhlaq atau sikap yang harus
dijaga dari saat ini sbb :

o Menjaga penglihatan dan menghindarinya dari obyek yang tdk baik. Rasulullah
SAW bersabda " Penglihatan adalah panah dari panah beracun iblis"
(HR�����.). Nabi Isa as berkata" penglihatan
akan menimbulkan di dalam hati syahwat dan cukuplah itu sebagai sebuah
kesalahan"

o Menjaga lisan dari perkataan yang bathil dan tdk bermanfaat. Rasulullah SAW
bersabda " Apabila kalian sedang berpuasa janganlah berkata dengan perkataan
kotor (keji) dan janganlah melakukan perbuatan bodoh (berteriak,mencela)
apabila ada orang yang menghina katakan kepadanya bahwa saya sedang puasa"
(HR.Muttafaq 'alaihi). Maka ketika mampu menjaga lisan maka insya Allah kita
akan terhindar dari puasa yang sia-sia namun ketika kita tidak mampu
untuk itu
maka puasa kita akan sia-sia, sebagaimana yang disinyalir oleh Rasulullah SAW
"Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan bohong maka Allah
tidak menperdulikan ibadah puasanya" (HR. Ibnu Majah).

o Menjaga pendengaran dari hal-hal yang bathil.

o Tidak memperbanyak mengkonsumsi makanan ketika berbuka. Memperbanyak makanan
ketika berbuka adalah hal yang kurang baik karena akan menyebabkan.

Persiapan Secara Materi

Dari Abi Hurairah ra bahwasanya Rasulullah SAW bersabda "Rasulullah SAW
bersumpah tidak ada bulan yang paling baik bagi orang beriman kecuali bulan
Ramadhan, dan tidak ada bulan yang paling buruk bagi orang munafik kecuali
bulan Ramadhan, dikarenakan pada bulan itu orang beriman telah menyiapkan diri
untuk berkonsentrasi dalam beribadah dan sebaliknya orang munafik
sudah bersiap
diri untuk menggoda dan melalaikan orang beriman dari beribadah" (HR.Imam
Ahmad).Sabda Rasul SAW yang berbunyi " dikarenakan orang beriman telah
menyiapkan diri untk berkonsentrasi dalam beribadah" diterangkan oleh para
ulama sbb " Hal itu dikarenakan orang beriman telah menyiapkan diri dari sisi
materi untuk memberikan nafkah kepada keluarganya karena mereka ingin
konsentrasi beribadah, sebab memperbanyak Qiyam lail menyebakan mereka harus
banyak tidur diwaktu siang dan memperbanyak I'tikaf menyebabkan mereka tidak
bisa untuk beraktifitas diluar masjid, hal ini semua menyebabkan mereka tidak
bisa untuk melakukan aktifitas mencari ma'isyah, maka itu mereka mempersiapkan
diri jauh-jauh hari sebelum datang bulan Ramadhan agar mereka dapat konsern
dalam beribadah serta mendapatkan keutamaan bulan yang mulia ini".

Disamping hal tersebut diatas persiapan dari sisi materi penting juga kita
laksanakan agar kita
dapat mencontoh Rasulullah dari kedermawanan yang beliau
contohkan ketika datang bulan Ramadhan sebagaimana yang riwayatkan dari banyak
hadits. Dari kitab Shahihain Ibnu 'Abbas ra berkata " Rasulullah adalah manusia
yang paling dermawan, dan beliau semakin dermawan pada bulan Ramadan ketika
berjumpa dengan Jibril untuk bertadarus Al-Quran, kedermawanan Rasulullah
ketika itu bagaikan angin yang berhembus, " dari Riwayat Imam Ahmad disebutkan
" Ia tdak diminta sesuatu kecuali diberinya". Maka tanpa persiapan dari sisi
materi kita tdk akan mampu mencontoh dan mengikuti kedermawanan Rasulullah SAW.

Persiapan dari sisi lingkungan.


Lingkungan adalah faktor yang tidak dapat kita abaikan dalam menyiapkan diri
menyambut kedatangan bulan suci Ramadan, sebab lingkungan mempunyai peranan
yang sangat penting dalam mendukung proses pelaksanaan ibadah dibulan Ramadan.

Rumah.

Rumah adalah lingkungan yang paling utama dalam kehidupan seorang manusia,
karena disitulah sebagian besar kehidupannya ia habiskan. Rumah merupakan
nikmat yang harus disyukuri maka ketika Allah SWT mengazab orang yahudi bani
Nadzhir mereka di azdab dengan mengeluarkan mereka dari rumah-rumah mereka
(QS.59:2).Maka kita sebagai seorang muslim harus mengkondisikan tempat tinggal
kita agar dapat menunjang kekhusuan amaliah ibadah kita selama bulan Ramadan.
Diantara hal yang paling harus kita perhatikan dalam mengkondisikan rumah
adalah masalah Media, terutama TV karena media ini adalah media yang sangat
tinggi pengaruhnya dalam mengganggu kekhusuaan ibadah kita. Maka kita harus
bisa meminimalisir dalam menggunakan media ini.

Tetangga.

Disamping rumah yang harus kita kondisikan juga para tetangga, yaitu dengan
cara memberikan keterangan dan anjuran untuk menyiapkan kedatangan bulan
Ramadan, dalam hal ini dapat kita lakukan dengan berkoordinasi dengan para
tokoh apakah Pa' RT / RW dan juga para kyai yang ada dilingkungan sekitar kita.

Tempat Ibadah (Masjid/Mushalla) .

Tempat ibadah juga harus kita siapkan dalam menyambut bulan suci Ramadan,
dengan 2 cara, pertama secara material yaitu dengan mengadakan pembersihan umum
dan perbaikan. Kedua secara Immaterial yaitu dengan mengadakan acara Tau'iyah
(Penyuluhan) tentang puasa dan pentingnya mengisi ramadan dg amalaiah secara
optimal.

Tempat Kerja dan
Pasar.


Biasanya Sebelum memasuki syahrul awakhir kita masih tetap mengadakan kegiatan
dan aktifitas di kantor atau tempat-tempat kerja kita, maka kita juga harus
mengadakan persiapan dengan melakukan penyadaran yang menyeluruh apakah dengan
mengadakan pemasangan famplet, pengajian atau dengan mengirim email
keteman-teman yang sekantor ttg Ramadan dan amaliah ibadah Ramadan.

..wallahu'alam. .


dari berbagai sumber dan dari teman

Blog EntryJun 26, '07 9:35 PM
for everyone
Sabda Rasulullah SAW:
Barangsiapa yang hafal dan mengamalkan tujuh kalimah ini akan dimuliakan oleh Allah dan malaikat dan akan diampuni dosa-dosanya walau sebanyak buih di lautan..
1.bismillahhirrahmannirrahim:pada tiap-tap hendak melakukan sesuatu.
2.alhamdulliah:pada tiap-tiap habis melakukan sesuatu.
3.astagfirrullah:jika tersilap mengatakan sesuatu yang buruk.
4.insyaallah:jika ingin mùelakukan sesuatu pada masa akan datang.
5.lahaulawalaquataillahbillah:bila tidak dapat melakukan sesuatu yang agak berat atau melihat sesuatu yang buruk.
6.innalillah:jika menghadapi musibah atau melihat kematian.
7.laailaahaillallah:bacalah sepanjang siang dan malam sebanyak-banyaknya.amalkanlah selalu moga-moga kita tergolong dikalangan orang yang terpilih oleh Allah.

Blog EntryFeb 26, '07 2:04 AM
for everyone
milist ini ibarat sebuah kehidupan anak kecil menuju dewasa
biarkanlah ia memiliki liku karena ia punya takdirnya
bebaskan ia tapi jangan kau tinggalkan
berjalanlah seakan ia tahu arahnya sendiri

ketika ia jatuh, bangunkan jangan diejek
ada kalanya ia lupa dimana catatannya
tapi ia tidak pernah lupa kapan ia harus makan
beri motivasi seakan semangatnya tak henti

saudaraku.....indah sekali hidup ini........
ia menemaniku di saat sunyiku
menghibur seperti tidak tahu apakah aku mendengarkan
kadang ia menangis karena tergigit semut

pernah ia tidur, sampai lupa adzan subuh
bermain dengan komputer sampai lupa tagihan listrik
hingga terlupa.....bagaimanakah perasaan ibunya.....


inspired someone there [artinye:terinspirasi seseorang di sana]

Blog EntrySep 26, '06 9:38 PM
for everyone
Today is a day